Responsive image

Rp 0

Target Pengumpulan : Rp 1.500.000.000
0 %
Sisa Hari : 188

Wakaf Sekarang

Bangun Sekolah Juara Melalui Wakaf Anda

mari gotong-royong bangunkan sekolah untuk para anak-anak dhuafa melalui program wakaf Sekolah Juara. Wakaf anda untuk pendidikan yang lebih baik

Inilah

SD Juara Yogya

sekolah dasar binaan Rumah Zakat yang menyediakan pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak keluarga dhuafa atau mustahik zakat. SD Juara Yogja ini terletak di Jl Gayam no. 9, Kelurahan Baciro, Kecamatan Gondokusuman Kota Jogjakarta.

SD Juara Yogya telah 10 tahun berdiri mendidik anak-anak dhuafa hingga berprestasi bahkan telah meluluskan 6 angkatan anak-anak dhuafa yang sholeh dan berprestasi.

Namun sayang sekali dibalik prestasinya yang gemilang, sekolah ini memiliki masalah yakni tidak memiliki gedung sekolah sendiri karena status gedung masih ngontrak atau sewa pada yayasan Al-Hidayah. Selain itu ruang kelas pun sangat terbatas karena hanya ada 4 kelas saja. Oleh karena itu siswa yang tidak memiliki kelas tidak belajar didalam kelas, untuk kelas 4 belajar di aula sedangkan kelas 6 belajar di dalam masjid.

7c73848e-8113-47ce-b355-c53ed004e1fc.jpg

Belajar di dalam masjid ini sangat tidak nyaman baik itu bagi para siswa maupun guru. Sebab siswa belajar dengan lesehan, kaki para siswa sering kesemutan.  Selain itu

bila waktu sholat akan tiba para murid harus membereskan tempat duduknya karena akan digunakan untuk sholat berjamaah

Parahnya lagi ketika hari jumat, para siswa harus rela belajar di luar atau diperpustakaan sebab area masjid pada jam 9 pagi akan dibersihkan dan akan digunakan untuk sholat jumat.

Ketidak nyamanan ini pun diungkapkan oleh Ashma Muthmainah kelas 6, siswa berprestasi (juara 3 lomba tartil tingkat kecamatan)

d6ecf0d7-2812-4194-a647-0658adc11d3b.jpg


“saya merasa kurang nyaman dengan kondisi kelas saya dikelas 6, karena bangunaannya masjid, jadi ngga bisa bebas memanfaatkan kelasnya, saya pengennya kelasnya pakai kursi, ruangan bersih, ngga ada karpetnya, bebas berkreasi dikelas, soalnya kalau pakai masjid dibatasi, ngga bisa nempel-nempel tulisan atau memajang projek kelas kayak dikelas dua misalnya. Terus kalo belajar suka tergangu, soalnya harus pindah-pindah kelas. Udah gitu males ngangkat-ngangkat tas. kalau ada kelasnya kan enak ngga bawa tas sana sini” Ujar Asma Muthmainah

Selain kelas 6 yang merasa tidak nyaman belajar di masjid, para siswa kelas 4 pun merasakan hal yang sama. Mereka belajar di masjid atas duduk lesehan dan bila ada kegiatan sholat atau rapat bersama orang tua, para siswa kelas 4 harus rela belajar diluar. Tak hanya para siswa, para gurupun merasakan ketidak nyamanan, seperti yang disampaikan oleh Ibu Nurlaila Septiana,wali kelas 4

998a788c-20b2-4fdf-936e-aaf0faf4214f.jpg


“Mengajar di kelas 4 menjadi tantangan tersendiri, karena dari segi fasilitas, kelas 4 belum memiliki ruangan kelas. Anak anak belajar di dalam masjid dgn menggunakan meja lipat kayu sbg alas mereka menulis, tak ada bangku, dan papan tulis tetap. Ketika masjid digunakan untuk kegiatan ibadah maupun kegiatan lainnya, kamipun mencari kelas lain yang kosong dan dapat digunakan, atau kami juga sering menggunakan perpustakaan sekolah sebagai ruangan belajar mengajar. ujar Ibu Nurlaila Septiana, wali kelas 4

Beribu kebahagiaan yang orang tua siswa rasakan bisa menyekolahkan anaknya di sekolah gratis namun berkualitas ini. Setiap orang tua pasti memiliki harapan agar anaknya sholeh dan berprestasi, agar kelak anaknya bisa menjadi orang yang sukses.

Namun harapan itu bisa pupus seketika bila sekolah ini harus ditutup atau pindah karena pemilik gedung tidak menyewakan kembali.

Sahabat Kemungkinan terburuk itu bisa terjadi kapanpun, mari gotong-royong bangunkan sekolah untuk para anak-anak dhuafa melalui program wakaf Sekolah Juara. Wakaf anda untuk pendidikan yang lebih baik.

Manfaat wakaf tak hanya dirasakan oleh siswa, guru dan orang tua siswa, namun manfaat wakaf pun anda dapatkan dengan keuntungan pahala yang tak terputus. Seperti isi dalam hadits dibawah ini:
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah(wakaf), ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)

Tunaikan wakaf anda di Rumah Wakaf

Wakif : 0